Rally Sail Darwin-Saumlaki

Admin – Peserta Rally Layar Internasional 2008 yang sebelumnya menjadikan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai entry port akan dibatasi hanya untuk 150 kapal.
Pembatasan peserta ini karena penyelenggaraan rally tahun ini akan dibagi menjadi dua bagian yakni Sail Indonesia yang biasa disebut Indonesian Passage yang menjadikan Kupang sebagai entry port dan Eastern Passage Rally dengan menjadikan Saumlaki, Maluku Tenggara sebagai entry port, kata Ketua Yayasan Cinta Bahari Indonesia, Raymond T. Lesmana, Rabu.
Dia mengemukakan hal itu, terkait persiapan pelaksanaan “Sail Indonesia 2008”. Sejak 2003 peserta Sail Indonesia menjadikan Kota Kupang sebagai entry port sebelum menyinggahi wilayah lain di Indonesia.
“Sekarang ini peminat yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Indonesian Passage sudah tercatat 300 kapal, tetapi kami batasi hanya untuk 150 kapal. Lainnya akan dialihkan untuk menjadi peserta Eastern Passage Rally,” katanya.
Untuk Indonesia Sail atau Indonesian Passage 2008, akan bertolak dari Darwin, Australia pada 26 Juli mendatang. Para peserta Sail Indonesia ini akan menjadikan Kupang sebagai entry port.
Setelah berada selama sepekan di Kupang, ibukota provinsi NTT, para peserta akan melanjutkan perjalanan ke-lima kabupaten lain di NTT yakni Alor, Lembata, Sikka, Ngada dan Manggarai di ujung barat Pulau Flores sebelum ke Bali dan Nusa Tenggara Barat.
Sedangkan untuk Eastern Passage Rally, kata dia, para peserta akan bertolak dari Darwin menuju Saumlaki, Tual, Ambon, Ternate, Manado, Toli-Toli, Mamuja, Pare-Pare, Makasar, Kumai, Belitung dan Batam pada 6 Juli mendatang.
Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan penyambutan peserta dan potensi daerah yang akan dipromosikan.
“Sekarang kami sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah Saumlaki, Tual, Ambon, Ternate dan Manado yang akan disinggahi peserta,” kata Raymond Lesmana.
Raymond sendiri menolak menjelaskan, alasan mengalihkan sebagian peserta Rally Layar Internasional 2008 dengan menjadikan Saumlaki sebagai entry port sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah lain di bagian barat Indonesia.
“Tidak ada alasan prinsip. Kami hanya berkeinginan akan ada destinasi-destinasi baru dan menciptakan suasana baru bagi peserta Rally Internasional sehingga tidak membosankan,” katanya.
Dia berharap, pemerintah dan rakyat NTT lebih siap lagi agar ke depan nanti, semua peserta dari seluruh dunia bisa diarahkan ke Kupang, NTT sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah lain di Indonesia. (*/rsd) Kapanlagi.com Kutipan….

Perahu layar asal Australia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: